
KODEMIMPI.com – Dunia sepak bola berpotensi menyaksikan momen langka Cristiano Ronaldo dan anaknya tampil bersama dalam satu tim profesional.
Hal itu bisa terjadi jika Al-Nassr FC benar-benar mempromosikan Cristiano Ronaldo Jr. ke tim utama.
Putra pertama Cristiano Ronaldo tersebut bermain bagi tim akademi Al-Nassr sejak sang ayah bergabung dengan klub Arab Saudi itu.
Pemuda yang lahir di Amerika Serikat pada Juni 2010 tersebut dikatakan mulai menarik perhatian staf pelatih berkat perkembangan performanya.
Dilansir dari media Arab Saudi Alweeam, Cristiano Ronaldo Jr. berpotensi mulai dilibatkan dalam sesi latihan tim utama pada musim 2026-2027.
Cristiano Ronaldo Jr. akan berusia 16 tahun pada bulan Juni mendatang, ia dinilai mulai menunjukkan kualitas teknik, disiplin, serta naluri mencetak gol yang menjanjikan.
Jika promosi ke tim utama benar-benar terjadi, peluang duet ayah dan anak di level profesional pun terbuka, mengingat Cristiano Ronaldo masih terikat kontrak dengan Al-Nassr setidaknya hingga musim depan.
Fenomena ayah dan anak bermain bersama dalam satu tim profesional tergolong langka di sepak bola.
Beberapa contoh sebelumnya antara lain Rivaldo dengan Rivaldinho, serta Eidur Gudjohnsen dengan ayahnya Arnor Gudjohnsen.
Di Indonesia, Persija Jakarta menciptakan sejarah kala bek Maman Abdurrahman merumput bersama dengan anaknya, Muhammad Rafa Raditya, pada laga Liga 1 2023-2024 kontra PSIS Semarang.
Ini menjadi kali pertama ayah dan anak bermain bersama dalam satu tim di era Liga 1.
Potensi momen bersejarah ini juga mengingatkan publik pada momen di dunia bola basket, ketika LeBron James bermain bersama putranya, Bronny James, di Los Angeles Lakers pada tahun 2024.
Jika terwujud, kisah Cristiano Ronaldo dan putranya diyakini akan menjadi sorotan global, tidak hanya dari sisi olahraga tetapi juga nilai emosional dan komersial.
Selain aspek teknis di lapangan, kehadiran Cristiano Ronaldo Jr. di tim utama juga diperkirakan membawa dampak besar secara media dan popularitas klub.
Namun, keputusan akhir masih bergantung pada perkembangan sang pemain muda serta evaluasi dari pihak klub.
Untuk saat ini, dunia sepak bola masih menantikan apakah momen bersejarah tersebut benar-benar akan terjadi atau hanya menjadi wacana menarik semata.